- Advertisement -
Beranda BERANDA Sekjen PBNU : Kepemimpinan NU Harus Isi “Kasepuhan”

Sekjen PBNU : Kepemimpinan NU Harus Isi “Kasepuhan”

- Advertisement -

Jakarta, satubangsa.net – Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faisal Zaini mengatakan organisasi Nu harus harus dipimpin oleh “kasepuhan”. Di tengah hiruk-pikuk menjelang Muktamar NU ke 34 di Lampung, sejumlah kalangan meminta kesediaan Kiai Said untuk memimpin NU kembali pada periode yang ketiga.

Meski jika dilihat dari AD ART NU sangat  dimungkinkan bagi Kiai Said untuk maju kembali, namun beliau menyampaikan bahwa dirinya masih harus mendengar dawuh dari para kiai sepuh.

“Yang memilih ketum PBNU itu langsung dari langit. Doa & dawuh dari para kiai sepuh adalah panduan saya,” ujar Kiai Said. Persis sama dengan pernyataan Maulana Habib Luthfi bin Yahya, bahwa kepemimpinan di NU adalah keputusan langit.

Saat itu saya turut mendampingi lawatan silaturrahim ke para kiai sepuh: mulai dari Tuan Guru Turmudzi Lombok, Habib Luthfi bin Yahya, Mbah Dimyati Rois, KH. Anwar Mansur dan KH. Huda Djazuli, Ploso. Selain silaturrahim, kegiatan lainnya adalah ziarah ke makam Mbah Hasyim Asyari, Mbah Wahab Hasbullah, Mbah Bisri Syansuri, Gus Dur dan makam para kiai & muassis  jamiyyah Nahdlatul Ulama.

“Mereka tidak mati, mereka selalu hidup. Karena ilmu yang mereka ajarkan menjadi jalan kebaikan, menjadi cahaya yang menghidupkan” demikian ujar Kiai Said.

Lanjut Helmy, ketika didapuk untuk memberi penjelasan oleh Romo KH. Anwar Mansur dalam majelis pengajian Al Hikam di Pesantren Lirboyo, Kiai Said dengan sangat memukau menjelaskan , bahwa semua manusia pada dasarnya memiliki keinginan, namun sering sekali kita tidak dapat membedakan mana keinginan yang  baik dan buruk.

Itulah yang disebut hawa nafsu yang terdiri dari beberapa jenis. Pertama nafsu ghodlobiyah, adalah nafsu yang mendorong manusia kepada ambisi.  Namun jika ambisi ini dilakukan dengan niat baik,  dengan cara yang baik, dan tujuan baik, maka nafsu ghodlobiyah justru akan menjadi suaru kebaikan yakni menjadi himmah, menjadi cita-cita yang mulia. Bahwa tujuan akhirnya adalah menuju apa yang disebut  Li i’la’i kalimatillah.

Baca Juga:   Longsor Cibeber, PCNU Cianjur Salurkan Bantuan

“Sehingga segala cita-cita jika dilakukan dengan cara, niat dan tujuan baik merupakan himmah. Nabi Muhammad Saw adalah contoh terbaik sebagai tokoh zaman yang memiliki himmah sangat besar,” ungkapnya.

Baca Juga:   "Tranformasi Media Juang" Jadi Tema dalam Harlah ke-87 GP Ansor Sumedang

Kedua adalah nafsu syahwatiyah, merupakan hasrat yang mendorong kepada kesenangan. Namun jika kita dapat mengerjakannya untuk sesuatu yang bermanfaat besar bagi kemnuaian, maka nafsu syahwatiyah akan berubah menjadi azimmah. Menjadi suatu kebaikan & kemaslahatan.

Suatu hari, Helmy saat diminta untuk mewakili Kiai Said dalam wawancara live di salah satu TV nasional. Kiai Said menolak hadir mengingat topiknya adalah tentang “bursa ketua umum PBNU”.

Dalam pandangannya, harus dikuatkan kembali bahwa dalam konteks kepemimpinan di NU ada adab yang harus dijaga. Seperti halnya jika kita melihat para kiai yang hendak sholat, selalu saling mempersilahkan untuk menjadi imam. Dahulukan adab di atas ilmu. Pelajaran tentang akhlaqul karimah dari para kiai NU untuk berebut menjadi makmum.

Dia menambahkan, dala sepuluh tahun memimpin NU telah melahirkan banyak legacy,karya besar.  Berdirinya 36 Universitas NU, Rumah Sakit NU, program penguatan basis ekonomi di kalangan pesantren malalui Lazisnu dengan capaian spektakuler (akumultif mencapai 1,6 T pada tahun 2021), transformaai digital melaui super aplikasi KARTANU & NU online menjadi kebanggaan warga nahdliyyin.

Helmy berharap, kedepan adalah NU harus menjadi organisasi yang mandiri, kuat & kokoh sebagai pilar pemersatu bangsa. Penyangga utama Pancasila & NKRI di bumi nusantara. Menjadi  pusat peradaban khazanah Islam Nusantara yang disegani seluruh dunia.

“Sebagai organisasinya para kiai, NU masih harus dipimpin oleh “kasepuhan,” katanya.

Helmy menuturkan, mencatat dengan baik suara dari para kiai sepuh. Maka kehadiran Kiai Said, yang 13 tahun lamanya di Mekah menempuh jalan sunyi, di masa mendatang adalah melanjutkan ikhtiar penting yang telah dirintisnya dalam dua periode terakhir:

Baca Juga:   "Tranformasi Media Juang" Jadi Tema dalam Harlah ke-87 GP Ansor Sumedang

“Melahirkan Generasi Baru NU, kader-kader NU masa depan menyongsong abad kedua NU,” pungkasnya. (Ben/Rls)

- Advertisement -
- Advertisement -
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read

Dukung Pemerintah Berantas Narkoba, Yonif PR 305/Tengkorak Adakan Sosialisasi dan Tes Urine Secara Acak

Karawang, satubangsa.net - Sejumlah anggota Batalyon Infanteri Para Raider 305/Tengkorak mendapatkan penyuluhan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) bertempat di Markas Yonif...
- Advertisement -

Perda Penanggulangan Penyakit Menular dan Tidak Menular Mulai Dibahas

Karawang, satubangsa.net - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang melalui Panitia Khusus (Pansus) tengah menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang penanggulangan penyakit menular dan...

Ketua Tanfidziyah PCNU Buka Konfercab 2 Persatuan Guru NU Cianjur

Cianjur, satubangsa.net - Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Cianjur menggelar Konferensi Cabang Ke 2 di Aula PCNU Jalan Perintis Kemerdekaan,...
Related News

Dukung Pemerintah Berantas Narkoba, Yonif PR 305/Tengkorak Adakan Sosialisasi dan Tes Urine Secara Acak

Karawang, satubangsa.net - Sejumlah anggota Batalyon Infanteri Para Raider 305/Tengkorak mendapatkan penyuluhan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) bertempat di Markas Yonif...

Perda Penanggulangan Penyakit Menular dan Tidak Menular Mulai Dibahas

Karawang, satubangsa.net - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang melalui Panitia Khusus (Pansus) tengah menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang penanggulangan penyakit menular dan...

DPC PPP Karawang Gelar Muscab Ke Delapan

Karawang, satubangsa.net - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Karawang menggelar acara musyawarah cabang (Muscab) ke-VIII di Auditorium RM. Sindang Reret, Karawang Barat, Sabtu (16/10/2021) Dalam...

Ketua Tanfidziyah PCNU Buka Konfercab 2 Persatuan Guru NU Cianjur

Cianjur, satubangsa.net - Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Cianjur menggelar Konferensi Cabang Ke 2 di Aula PCNU Jalan Perintis Kemerdekaan,...

Wabup KarawangOptimis Bela Negara Didik Pelajar Jadi Siswa Yang Kompeten

Karawang, satubangsa.net - Bertempat di aula Sudirman 305 Yonif Para Raider Kostrad, Wakil Bupati Karawang ,Aep Saepulloh beri motivasi kepada 100 siswa tingkat SMP...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here