Jakarta, satubangsa.net – Peristiwa meledaknya bom di Gereja Katedral Makassar yang sangat mengagetkan banyak pihak. Ditambah, dengan menjelang masuknya perayaan Paskah dan Bulan Suci Ramadhan.

“Bahwa kita harus bersama mengajarkan nilai penting agama yakni cinta kasih,” ucap Plt. Ketua Umum Mahasiswa Ahlit Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (PP MATAN) Dr. M. Hasan Chabibie.

Hasan Chabibie mengatakan, betapa peristiwa bom jelang peristiwa Paskah merupakan pukulan bagi kerukunan umat beragama. Untuk itu, kita bersama harus berbuat untuk masa depan Indonesia.

“Peristiwa bom meledak di Gereja Katedral Makassar itu menyakitkan, apalagi jelang Paskah,” ujarnya.

Hasan menambahkan, PP MATAN mendukung upaya Kapolri dan pihak berwenang untuk mengusut kejadian ini sekaligus mengantisipasi pada masa mendatang. Pihak Polri pada saat ini sudah bekerja keras untuk keamanan negara, ditambah dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Saya sangat berduka, dan menyampaikan duka kepada teman-teman lintas agama di Makassar,” ungkap Hasan yang juga pengasuh pesantren Baitul Hikmah, Depok, Jawa Barat.

Lebih lanjut Hasan Chabibie, PP MATAN mengajak semua pihak untuk mengamalkan ajaran cinta sebagai pesan agama. PP MATAN bergerak mengajak jaringan santri dan umat muslim untuk menguatkan kampanye perdamaian di media digital.

“Jangan sampai kita kalah dengan kebencian. Kita harus lawan energi kebencian itu dengan cinta kasih. Kita sebarkan energi cinta sebagai pesan penting agama Islam,” pungkasnya (Ben/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *